ENERGI‑ENERGI: MAILAIKAT DAN JIN

 Alam semesta, selain objek‑objek materi, juga mengandung energi‑energi dalam bentuk listrik, magnetisme, panas, cahaya, dan sebagainya. Al‑Qur'an, di samping membahas alam semesta yang berupa materi, juga menggunakan kata‑kata yang terkenal seperti matahari, bulan, bintang‑bintang, dan sebagainya, sedangkan pokok bahasan mengenai energi tampaknya dibahas dalam istilah‑istilah seperti malaikat‑malaikat dan jin, yang sangat tidak dikenal dalam sains.
Malaikat‑malaikat, menurut pemyataan Nabi MuhammadShallallahu 'Alaihi wa Sallam yang diriwayatkan oleh Muslim, dicipta dari نو ر (nur)1) Kata nur yang biasanya diterjemahkan dengan sinar, sebagaimana dikemukakan sebelumnya, bisa juga berarti energi radian. Selain itu, kata‑kata Arab ملك (Malak) yang diterjemahkan dengan malaikat juga berarti perasaan kuat, kekuatan atau energi.
Mengenai jin Al‑Qur'an menyatakan:
"Dan Dia [Allah] telah mencipta Jin dari gelombang panas yang dikeluarkan oleh api.2) "
Sesuatu yang dikeluarkan oleh api, dalam terminologi sains, berarti sinar‑sinar infra atau energi panas.
Dengan mengacu informasi tersebut di atas, mungkinkah para malaikat dan jin itu tersusun dari beberapa ben­tuk energi radian yang tidak dapat kita persepsi melalui indera‑indera fisik kita tetapi yang ada memberikan pe­ngaruhnya terhadap kita tanpa kita sadari, sebagaimana sinar X, yang menembus daging manusia tetapi tidak menimbulkan rasa apa‑apa pada manusia yang bersangkutan?
Energi Radian
Energi, menurut sains, bisa dikaitkan dengan materi sebagai energi kimia, energi mekanik, dan lain‑lainnya, atau bisa ada tanpa adanya materi, yakni di ruang kosong sebagai energi radian, yang contoh paling terkenalnya adalah cahaya.
Energi radian atau radiasi elektromagnetik ditampilkan dalam bentuk gelombang‑gelombang yang sama dengan gelombang‑gelombang yang terjadi di permukaan air ketika terganggu oleh batu yang dijatuhkan atau oleh angin. Ada bermacam‑macam bentuk energi radian, yang berbeda‑beda satu sama lain dalam panjang gelombangnya (jarak antara satu puncak gelombang dan puncak gelombang lainnya) dan frekuensinya jumlah gelombang yang timbul selama satu detik). Rentang frekuensi‑frekuensi dan panjang gelombang‑gelombang itu sangat besar dan angka‑angka yang menunjukkannya bisa sangat besar atau sangat kecil, sebagai konsekuensinya angka‑angka itu harus dinyatakan dalam 10 macam kekuatan seperti dijelaskan berikut ini: 

Panjang gelombang dalam mtr.
Nama Radiasi Elektromagnetik
Frekuensi Kilo­ saikel per detik 3
10-13 - 10-15
Sinar Kosmik
1019 - 1020
10-11 - 10-13
Sinar Gama
1017 - 1019
10-8 - 10-11
Sinar X
1014 - 1017
10-6.5 - 10-8
Sinar Ultra Violet
1012 - 1014
10-6 - 10-6.5
Sinar yang terlihat
1011.5 -1012
10-4 - 10-6
Sinar Infra Merah
109 - 1011.5
104 - 10-4
Frekuensi Radio
102 - 109
107 - 104
Frekuensi Audio
0.1 - 102



3) Satu Kilosaikel adalah 1.000 gelombang per detik
Spektrum elektromagnetik yang diringkaskan di atas menunjukkan bahwa panjang-panjang gelombang berkisar mulai dari seperjuta-juta milimiter hingga beberapa ratus kilometer dan frekuensi-frekuensinya berkisar mulai 100 gelombang per detik hingga 1020 gelombang per detik. Dalam cakupan panjang dari panjang-panjang gelombang dan frekuensi-frekuensi ini, cahaya yang terlihat menenmpati porsi yang sangat besar. Ini berarti bahwa mata kita bersifat sensitif terhadap radiasi elektromagnetik yang sangat kecil sekalipun dan tidak sensitif terhadap porsi besar, yang dengan jelas menunjukkan keterbatasan indera‑indera fisik kita dan membuktikan bahwa hal‑hal yang tidak dapat dipersepsi oleh indera‑indera fisik kita bisa saja dan memang benar‑benar ada.

Malaikat‑malaikat
Allah berfirman:
Segala puji bagi Allah. Dialah yang telah mencipta langit‑langit dan bumi. Dia yang telah menjadikan malaikat‑malaikat sebagai utusan‑utusan yang memiliki dua, tiga dan empat buah sayap4. 'QS. 35: 1.
Pesan‑pesan kita disampaikan dengan sarana‑sarana radiasi elektromagnetik melalui radio, televisi, telepon, teleprinter, dan sebagainya. Ayat Al‑Qur'an yang dikutip di atas, yang menggambarkan para malaikat sebagai utusan-utusan, mendukung pandangan bahwa para malaikat tersusun dari energi radian karena para malaikat itu, menurut Al‑Qur'an, dan radiasi elektromagnetik menurut sains, menyampaikan pesan‑pesan. Kata‑kata Arab جناح (janah) yang diterjemahkan dengan sayap juga dipergunakan untuk pengertian kekuatan, yang dalam pengertian itu, para malaikat juga dapat dianggap sebagai utusan‑utusan yang memiliki berbagai atau beberapa macam kekuatan.
Apakah keempat sayap atau kekuatan yang disebut dalam ayat Al‑Qur'an tersebut di atas menunjukkan makna keempat kekuatan pokok di alam?. Hal ini akan dibahas lebih lanjut di bagian belakang.
Sesungguhnya orang‑orang yang mengatakan, 'Tuhan kaini adalah Allah,' kemudian dia berpegang teguh dengan pendirian mereka maka turunlah kepada mereka para malaikat [seraya mengatakan], 'Janganlah kamu merasa takut dan jangan bersedih; dan gembirakanlah mereka dengan syurga yang telah dijanjikan Allah untuk kamu. Kamilah pelindung‑pelindungmu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat. Di dalamnya kamu akan mendapatkan apa yang kamu inginkan dan juga memperoleh apa yang kamu minta; sebagai hiburan yang diturunkan oleh [Allah] yang Maha Pengampun lagi Maha Pengasih.(41: 30-32)

Apakah kita pemah mendengar, merasakan atau menyadari pesan para malaikat ini: 'Kamilah pelindung‑pelindungmu dalam kehidupan di dunia (ini)' Pesan ini diberikan kepada orang‑orang yang mengatakan: 'Tuhan kami adalah Allah." dan kemudian dia berpegang teguh dengan pendirian mereka itu. Kapan saja, karena beriman kepada Allah, kita ingat dengan‑Nya, beribadah kepadaNya atau berbuat baik, kita akan mendapatkan kepuasan tertentu, ketenangan, [atau] sejenis kedamaian pikiran. Apakah pengalaman atau perasaan ini disebabkan oleh turunnya para malaikat yang membawa pesan itu dan interaksi mereka dengan pikiran manusia yang merupakan pusat segala macam penerimaan? Ayat‑ayat Al‑Qur'an berikut ini memberikan tambahan penjelasan mengenai hal ini.
[Ingatlahl ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para mala­ikat, "Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkanlah [pendirian] orang‑orang yang beriman itu." Kelak akan Aku jatuhkan rasa takut ke dalam hati orang‑orang kafir. Sebab itu penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap‑tiap ujung jari mereka. (8:12)
Kemudian Allah menurunkan ketenangan‑Nya kepada Rasul‑Nya dan kepada orang‑orang beriman. Dan Dia menurunkan tentara‑Nya yang tidak kamu ketahui dan menurunkan siksa kepada orang­orang kafir. Dan itulah balasan kepada orang‑orang kafir itu.'[9:26]
Dalam momentum‑momenturn kita yang tragik dan meresahkan kita berdoa dan memohon pertolongan Allah, dan sangat sering terjadi bahwa setelah kita berdoa kita kelihatan memiliki energi yang segar, harapan dan kepercayaan diri. Apakah kondisi jiwa kita itu disebabkan oleh interaksi para malaikat dengan pikiran dan hati kita, dalam bentuk energi radian?

Mengenai masalah kematian, Al‑Qur'an menyatakan:
Katakanlah [Muhammad], 'Malaikat maut yang diserahi untuk [mencabut] nyawamu mematikanmu. Kepada Tuhanmulah kamu akan dikembalikan.'[32:11]
Kematian bisa disebabkan oleh radiasi yang berat melalui penghancuran sel‑sel tubuh manusia. Dalam pengobatan kanker, bagian [tubuh] pasien yang rusak dikenakan radiasi yang menghancurkan sel‑sel kanker itu. Apakah malaikat maut itu terbentuk dari energi radian, yang menyebabkan kerusakan sebagian organ vital tubuh manusia, seperti sistem saraf pusat, yang akhirnya mengakibatkan kematian? Radiasi elektrornagnetik mernang menghasilkan anestesia pada tikus‑tikus dan obat ini menyebabkan manusia tidak sadar, [dan] dosisnya yang berlebihan bisa menyebabkan kernatian.
Al‑Qur'an, mengenai malaikat‑malaikat sebagai sahabat‑sahabat manusia, menyatakan:
Baginya [manusia] ada [malaikat‑malaikat] yang mengikutinya secara bergiliran di depan dan di belakangnya. Mereka menjaganya atas perintah Allah [13:11]
Kita belum pernah menyadari tentang para malaikat yang menemani kita ini, tetapi pada kesempatan‑kesempatan tertentu, misalnya ketika menyelamatkan diri dari kecelakaan‑kecelakaan yang serius kita benar‑benar merasakan adanya sejumlah kekuatan eksternal yang menyelamatkan kita dari lindasan mobil atau terjatuh ke dalam jurang.

Mengenai perbuatan‑perbuatan kita, Al‑Qur'an menyatakan:
Dan sesungguhnya terhadap kamu ada [malaikat‑malaikat] yang mengawasi, yang mencatat [pekerjaan‑pekerjaanmu]. Mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan [82:10-12]
Kita memiliki alat‑alat seperti pita‑pita rekaman, kaset-kaset video, dan kamera‑karnera yang merekam suara-suara dan tindakan‑tindakan kita. Ini adalah alat‑alat elektronik yang mempergunakan radiasi elektrornagnetik. Apakah sulit bagi Allah, Sang Pencipta kita, mengatur alat‑alat semacam itu dalam bentuk malaikat‑malaikat yang tidak terlihat? Apakah malaikat‑malaikat ini ditugaskan sebagai perekam‑perekam, membantu kita mengumpulkan kembali sejumlah peristiwa di masa lampau sebagaimana penyimpan rekaman di suatu kantor yang membantu mengeluarkan arsip lama? Sangat boleh jadi ingatan kita tidak menyimpan apa‑apa tetapi alat perekam para malaikat itu berhubungan dengan kita.

Mengenai tugas‑tugas lain para malaikat, Al‑Qur'an menyatakan:
Ya. Bila kamu tetap sabar dan bersiap siaga, dan mereka menyerang kamu seketika itu juga, niscaya Allah menolongmu dengan lima ribu malaikat yang memakai tanda. Maka sesungguhnya Allah adalah Pelindungnya [Muhammad], dan Jibril dan orang‑orang mu'min yang baik; dan selain itu para malaikat pun adalah penolongnya juga. [66:4]
Wahai orang‑orang yang beriman! Jagalah dirimu sekalian dan orang‑orangmu dari [siksa] neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. Di atasnya ada malaikat-­malaikat yang keras dan kejam. Mereka tidak berbuat ma'siyat kepada Allah terhadap apa yang diperintahkan‑Nya kepada mereka dan mereka mengerjakan apa yang diperintahkan kepada Mereka.[66:6}
Para malaikat dan ruh turun atas izin Tuhan. Mereka membawa [program mengenai] segala hal. Disertai kedamaian hingga saat terbit faJar. [97:4-5]
Dari ayat‑ayat yang dikutip di atas terbukti bahwa disamping tugas‑tugas lain yang tidak diberitahukan kepada kita, para malaikat mengkomunikasikan pesan‑pesan Allah, menjaga keselamatan manusia, mencatat perbuatan-perbuatan mereka, menghukum dan membantu, membawa kematian, menjaga neraka dan turun [ke bumi] dengan membawa berbagai macam urusan. Dengan demikian tampaknya para malaikat merupakan utusan‑utusan yang melaksanakan pekerjaan tetapi tidak tampak sebagai materi di alam sehingga kita tidak dapat melihat mereka dalam bentuknya yang normal. Bagi ilmuwan segala sesuatu yang mampu melaksanakan pekerjaan adalah energi, yang juga mendukung pandangan bahwa para malaikat adalah bentuk‑bentuk energi atau makhluk tertentu yang melakukan peran berbagai macam energi. Barangkali mereka seperti para eksekutif dalam pernerintahan yang dipimpin oleh Allah yang hasil‑hasil kinerjanya dapat dilihat tetapi pelaku‑pelaku aktualnya tidak terlihat.

Jibril
Mengenai [malaikat] Jibril yang juga disebut الروح [Ar‑ruh] atau Jiwa, menyatakan:
Mereka bertanya kepadamu [Muhammad] tentang Ar‑Ruh. Katakanlah bahwa Ar‑Ruh itu salah satu di antara urusan Tuhanku. Pengetahuan yang diberikan kepadamu [mengenai hal itu] hanya sedikit. [17:85]
[Orang‑orang yang beriman kepada Allah dan Hari Kiamat] ... adalah mereka yang dalam hati mereka telah ditulis iman [oleh Allah] dan telah dikukuhkan‑Nya dengan Ruh daripada‑Nya."[58:22]
Dialah [Allah] Yang meningkatkan beberapa derajat, Yang memiliki 'Arsy [singgasana alam semesta]. Dialah yang me­nurunkan Ar‑Ruh membawa urusan‑Nya kepada sebagian hamba‑hambaNya yang dikehendakiNya untuk mengi­ngatkan mereka akan Hari Pertemuan.[40:15]
Dengan demikian Jibril yang tampaknya merupakan utusan untuk berkornunikasi, adalah energi yang mengilhami manusia. Jadi sebagaimana halnya dengan mata yang sensitif terhadap corak radiasi elektrornagnetik tertentu (cahaya), hati para nabi pun tampaknya sensitif terhadap komunikasi dengan Allah yang dikirimkan melalui Jibril (Ar‑Ruh) yang juga terbukti dari ayat‑ayat Al‑Qur'an berikut ini.
Dan sesungguhnya [Al‑Qur'an] itu diturukan daripada Tuhan Penguasa seluruh alam semesta. Ar‑Ruh yang terpercaya menurunkannya kepada hatimu [Muham­mad] agar kamu menjadi salah seorang pembawa peringatan dengan bahasa Arab yang jelas.[26:192-195]
Dalam sistem penyiaran radio (broadcasting system], gelombang‑gelombang suara dikonversi menjadi gelombang‑gelombang elektromagnetik, yang mentransformasikan kembali menjadi gelombang‑gelombang suara pada pesawat penerima, yaitu radio. Apakah pesan Allah yang dikornunikasikan itu dilakukan dengan cara yang sama, dalam hal ini Jibril mengilhami hati para rasul yang kemudian mentransformasikan ilham ini menjadi kata‑kata dalam bahasa yang mereka tuturkan, yaitu bahasa Arab dalam kasus Nabi Muharnmad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam? Sistem penyiaran radio, televisi, telepon, teleprinter dan sebagainya yang merupakan alat‑alat untuk menyalurkan radiasi elektrornagnetik, adalah alat‑alat bikinan manusia. Apakah Allah, Sang Maha Pencipta, tidak mampu membikin alat‑alat yang sama atau lebih baik dan tidak dapat dilihat itu?

Al‑Qur'an, Taurat dan Beibel
Al‑Qur'an yang memberi informasi mengenai berbagai komunikasi Allah, menyatakan sebagai berikut.
Dan demikianlah Kami telah mewahyukan kepadamu [meIalui] Ruh sebagian perintah Kami. Kamu tidak mengetahui apa [isi] Al-Kitab itu dan [juga] apakah iman itu. Akan tetapi Kami jadikan ia sebagai sinar yang dengannya Kami menunjukkan jalan kepada sebagian hamba Kami yang Kami kehendaki, dan sesungguhnya engkau [Muhammad] pasti akan menunjukkan kejalan yang lurus.[42:45]
Sesungguhnya Kami telah menurunkan [Kitab] Taurat yang di dalamnya ada petunjuk dan cahaya.[5:44]
... dan Kami telah memberikan kepadanya [Isa, Jesus] Kitab Injil yang didalamnya terdapat petunjuk dan cahaya.[5:46]
Al‑Qur'an, Taurat dan Injil dikatakan memiliki cahaya, atau radiasi. Bagi orang awam ini berarti cahaya (sinar) yang membantu menemukan jalan yang benar, tetapi bagi pengkaji sains kata‑kata نور [Nur] memiliki arti energi radian. Al‑Qur'an bila dibaca akan memberikan berbagai efek pada hati. Apakah pembacaan Al-­Qur'an itu mentransfer gelombang‑gelombang suara menjadi radiasi elektrornagnetik jenis tertentu yang mempengaruhi hati pendengamya sehingga menimbulkan perasaan yang tidak dapat diungkapkan dengan kata‑kata ‑ suatu perasaan yang kadang‑kadang membuat orang menangis, bahkan mereka yang sama sekali tidak memahami makna yang mereka dengar itu?
Ayat‑ayat Al‑Qur'an berikut ini tampaknya mendukung pandangan ini.
Dan Kami telah menurunkan melalui Al‑Qur'an bahwa ia merupakan obat dan rahmat bagi orang‑orang yang beriman. [17:82]
Wahai ummat manusia! Sungguh telah datang nasihat dari Tuhanmu dan obat bagi [penyakit] hati dan petunjuk serta rahmat bagi orang‑orang yang beriman. [10:57]
Dan ketika mereka mendengar apa yang diturunkan kepada Rasul engkau melihat mata mereka menggenang air mata karena mereka mengetahui sebagian dari kebenaran itu [5:83]
Kenyataan yang sangat terkenal bahwa beberapa penyakit jasmani dan ruhani disembuhkan dengan beberapa jenis radiasi elektrornagnetik tertentu. Al‑Qur'an dikatakan sebagai penyembuh bagi [penyakit] yang ada dalam hati. Apakah pembacaan Al‑Qur'an, sebagaimana dinyatakan di atas, menimbulkan jenis radiasi elektromagnetik tertentu. (atau Nur) yang menyembuhkan penyakit-penyakit spiritual, yakni kejahatan yang ada dalam hati?

Daya‑daya Pokok di Alam
Sains sejauh ini hanya menemukan empat macam daya (tenaga) pokok yang bisa menjelaskan semua gejala alam: (1) Daya gravitatif, (2) Daya listrik, (3) Daya nuklir yang kuat (strong nuclear force), dan (4) Daya kehancuran beta yang lemah (weak beta decay force).

Al‑Qur'an dalam hal ini menyatakan:
Dan milik Allahlah pasukan‑pasukan [daya‑daya] langit dan bumi.[48:4]
Menurut kepercayaan‑kepercayaan Islam yang populer ada empat malaikat penting yang melaksanakan tugas-tugas sebagai berikut:
  • 1. IsrafiI: membunyikan terompet untuk mengakhiri alam semesta.
  • 2. Jibril: mengkomunikasikan pesan‑pesan Allah.
  • 3. Mikail : bertugas mengatur hujan, angin dan sebagainya.
  • 4. lzra'il: menyebabkan kematian.
Kami sudah mengemukakan pendapat bahwa para malaikat sebagai energi‑energi atau makhluk‑makhluk yang menjalankan [tugas] berbagai macam energi, dan karena semua daya adalah milik Allah, maka marilah kita Iihat apakah kita dapat mengkorelasikan tugas‑tugas keempat malaikat yang penting itu dengan keempat daya alam yang pokok itu.

1. Gravitasi - Israfil
Semua benda langit dan objek‑objek yang ada di permukaannya masing‑masing terikat bersama oleh daya gravitasi. Jika daya gravitasi itu diperbesar maka segala sesuatu akan terkumpul bersama dan alam semesta akan hancur dan jika ia diperkecil maka segala sesuatu akan terpisah [dan] berterbangan ke mana‑mana. Apakah Israfil yang menjalankan tugas daya gravitasi, yang sekarang menjaga segala sesuatu dalam keseimbangan tetapi, jika atas perintah Allah, akan memperbesar daya ini sehingga menyebabkan semua benda langit terkonsentrasi di satu tempat untuk mengakhiri alam semesta dan kemudian mereduksi daya gravitasi itu yang akan menyebabkan terciptanya kembali alam semesta itu? Mekanisme berakhirnya dan terciptanya kembali alam semesta itu merupakan tema utama dalam teori Oscillating Universe [atau Teori Ledakan Hebat] dan sangat boleh jadi bersesuaian dengan peniupan terompet dua kali untuk mengakhiri dan mencipta kembali alam semesta, sebagaimana dinyatakan dalam Al‑Qur'an sebagai berikut.
Dan akan ditiupnya terompet [struktur alam semesta] itu sehingga siapa saja yang ada di langit‑langit dan bumi akan ja­tuh tidak sadarkan diri kecuali orang‑orang yang dikehendaki Allah. Kemudian akan ditiupnya terompet itu untuk kedua kalinya sehingga mereka akan berdiri melihat.[39:68]

Daya Listrik ‑ Jibril
Telekomunikasi pada hakikatnya bersifat elektrik. Apakah Jibril menjalankan semua tugas daya listrik di alam, atau telekomunikasi sebagai satu‑satunya bagian tugasnya?

Daya Nuklir yang Kuat - Mikail
Panas dan cahaya yang kita terima dari matahari adalah akibat dari reaksi‑reaksi nuklir yang terjadi di dalamnya. Cahaya dan panas matahari mendukung kehidupan di muka bumi. Panas menguapkan air untuk membentuk awan‑awan, menyebabkan terjadinya perbedaan‑perbedaan temperatur yang mengakibatkan gerakan angin, yang mendorong awan‑awan dan percikan‑percikan hujan. Apakah Mikail bertugas menjalankan [reaksi] semua daya nuklir di alam, termasuk [reaksi‑reaksi] nuklir yang terjadi di matahari itu?

Transformasi Energi menjadi Materi
Sebelumnya kita sudah mengetahui bahwa materi dan energi bisa saling dikonversikan. Jika para malaikat adalah energi‑energi, maka apakah mereka pemah mengambil bentuk materi? Dalam kaitan ini marilah kita kaji ayat-ayat Al‑Qur'an berikut ini.
Dan para utusan Kami telah datang kepada Ibrahim membawa berita gembira. Mereka mengatakan, 'Selamat.' Selamat' kata Ibrahim dan dia pun tanpa mengulur­ulur waktu menyuguhkan daging anak sapi yang dipanggang. Kemudian ketika melihat bahwa tangan mereka tidak dapat menjamahnya, dia pun menganggap perbuatan mereka aneh dan merasa takut kepada mereka ...[11:69:70]
Kemudian Kami kirimkan kepadanya [Maryam] Ruh Kami, maka ia pun menjelma di depan matanya seperti manusia yang sebenarnya.[19:17]
Dalam kisah sejarah Nabi Lut a.s. [11:77-81] juga, para utusan dikatakan telah datang dalam bentuk manusia. Melalui hadis‑hadis yang terkenal dan sahih kita mengetahui bahwa Jibril muncul sebagai manusia di depan Nabi Muhammad saw. dan para sahabatnya.
Ayat‑ayat AI‑Qur'an yang dikutip di atas mendukung pendapat bahwa para malaikat dan Ruh itu merupakan bentuk‑bentuk energi radian yang berbeda‑beda karena mereka juga dapat berubah menjadi bentuk‑bentuk materi sebagaimana energi berubah menjadi materi.

Jin
Mengenai jin Al‑Qur'an menyatakan:
Dan jin telah Kami cipta sebelumnya dari gelombang api yang sangat panas.[15:27]
Dan di antara jin‑jin itu ada yang bekerja untuknya atas izin Tuhannya. [34:12]
Ayat‑ayat Al‑Qur'an ini memberikan kesan kepada kita bahwa jin pun, sebagaimana para malaikat, merupakan energi radian dan diberi pekerjaan oleh Allah.
Di banyak tempat dalam Al‑Qur'an, jin‑iin itu disebut bersama‑sama dengan manusia dan pada satu tempat tujuan utama penciptaan mereka disebutkan sebagai berikut.
Sesungguhnya Aku tidak mencipta Jin dan manusia kecuali agar [mereka] beribadah kepada‑Ku." [51:56]
Dalam bidang Fisika Quantum sudah ditunjukkan bah­wa sebuah photon tunggal (partikel cahaya) atau sebuah elektron, bisa dijatuhkan di sebuah layar yang memiliki dua buah lubang sempit, kita mendapatkan pola peneri­maan sinyal yang memberikan kesan bahwa photon atau elektron tunggal menerobos melalui kedua lubang itu se­cara simultan. Bagi setiap pengamat yang melihat photon atau elektron itu datang melalui salah satu di antara lu­bang‑lubang itu, maka ada pengamat lain di dunia lain yang melihatnya melalui bagian integral eksperimen itu dan tidak ada sesuatu pun bila ia tidak dipersepsi. Kedua pengamat itu. sama‑sama benar. Alam semesta membagi dirinya menjadi dua. Apakah pengamat lain itu Jin yang berhubungan dengan manusia tertentu itu?
Diriwayatkan oleh lbnu Mas'ud bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam pernah berabda: 'Tidak ada seorang pun di antara kamu tetapi ada yang bertugas mengawasinya, seorang sahabat di antara Jin‑jin dan seorang di antara para Malaikat. [HR Muslim]

Syetan
Mengenai syetan atau Iblis, Al‑Qur'an menyatakan:
Dia [Iblis] berkata, 'Saya lebih baik daripada dia [manusia, Adam] Engkau mencipta saya dari api dan Engkau men­cipta dia dari tanah liat.[7:12] Maka mereka [para malaikat] pun bersujud [kepada] Adam, kecuali Iblis. Dia adalah dari Jin dan kemudian mereka membangkang perintah Tuhannya. [7:12]
Mereka [Iblis] berjanji kepada mereka [manusia] dan mem­bangkitkan angan‑angan kosong kepada mereka. Sesung­guhnya yang dijanjikan oleh Syetan kepada mereka hanyalah tipu daya."[4:120]
... sehingga Dia [Allah] menjadikan apa yang disampaikan oleh Syetan itu cobaan bagi orang‑orang yang hatinya berpenyakit dan yang hatinya keras."[22:53]
Ayat‑ayat Al‑Qur'an ini menunjukkan bahwa Iblis juga dicipta dari bentuk energi yang sama sebagaimana Jin. Dia tersusun dari energi dan manusia dari materi. Barangkali karena menyadari kemungkinan bisa terjadinya antaraksi antara materi dan energi, maka dia menyatakan: 'Saya akan menyesatkan mereka [manusia] dan menggoda mereka dengan kesenangan-­kesenangan semu. ' Beberapa jenis penyakit jasmani disebabkan oleh bibit‑bibit penyakit yang tidak terlihat, sama halnya dalam penyakit-penyakit kehidupan spiritual di hati disebabkan oleh Iblis. Penyakit‑penyakit jasmani disembuhkan dengan obat dan dalam beberapa kasus, dengan radiasi elektromagnetik, maka demikian pula halnya dengan penyakit‑penyakit hati, sebagaimana dinyatakan sebelumnya, bisa disembuhkan dengan Al‑Qur'an, yang dinyatakan sebagai 'Nur' dan dipahami dengan makna energi radian.
Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dilaporkan pemah bersabda, sebagaimana disebutkan sebelumnya, seorang Jin dan seorang Malaikat menemani setiap orang. [HR Muslim] Sangat boleh jadi Malaikat itu membisikkan ke dalam hati manusia gagasan‑gagasan yang baik dan Jin dengan gagasan‑gagasan jahat. Bisikan atau ilham dari Malaikat itu mungkin beru­pa apa yang kita sebut kesadaran yang membantu mem­bedakan antara yang baik dan buruk dan mendorong kita untuk berbuat baik dan [bisikan] Syetan boleh jadi berupa keinginan jahat kita yang menimbulkan pikiran‑pikiran jahat dan yang menggoda kita untuk melakukan kejahatan. Dua corak bisikan atau ilham ini adalah penyebab-­penyebab utama semua tindakan dan perbuatan manusia, salah satunya menuju ke surga dan yang lain ke neraka.

Hubungan antara Manusia, Malaikat dan Jin
Penyataan bahwa hati atau jiwa kita sensitif terhadap bisikan atau ilham atau, dengan bahasa sains, terhadap radiasi elektromagnetik, melalui Jiwa, para Malaikat, Jin atau Syetan, tidak berarti bahwa hati atau jiwa manusia berisi instrumen‑instrumen seperti transmitter, amplifier, transformer, dan sebagainya. la hanyalah berarti bahwa pekerjaan‑pekerjaan yang dilakukan oleh alat‑alat ini atau alat‑alat lain di dunia materi dilakukan oleh hati dan atau jiwa di dunia spiritual disamping fungsi­-fungsinya yang lain, jiwa manusia adalah komputer terbaik di muka bumi. Ini tidak berarti bahwa otak itu sama dalam konstruksinya dengan komputer elektronik; ia hanya berarti bahwa otak melaksanakan pekerjaan‑pekerjaan yang sama dengan yang dikerjakan oleh komputer elektronik. Otak dan komputer berbeda ukurannya, mekanismenya dan konstruksi materialnya, namun sifat pekerjaan yang dilakukannya sama.
Dengan demikian manusia tampaknya merupakan perpaduan yang erat antara gejala‑gejala materi dan energi. Keyakinan pada hakikatnya bersifat spiritual dan para Malaikat merupakan hal penting dalam keyakinan Muslim sebagaimana terbukti dari ayat Al‑Qur'an berikut ini.
Akan tetapi kebaikan itu adalah siapa saja yang beriman ke­pada Allah, Hari Akhir, para malaikat kitab‑kitab [Allah] dan para nabi [Allah].[2:177]
Keyakinan atas adanya para Malaikat, dalam semua pengertian yang sudah dikemukakan sejauh ini, berarti keyakinan atas adanya energi‑energi berikut efek­efeknya dan bahwa energi‑energi ini sudah dicipta oleh Allah, yang perbedaamya hanya dalam nama‑namanya saja. Al-Qur'an lebih lanjut menyatakan sebagai berikut.
Dan [ingatlah] ketika Kami berbicara dengan para malaikat 'Bersujudlah kamu sekalian kepada Adam!' Maka mereka pun bersujud kecuali Iblis. Dia enggan melakukannya dan bersombong diri. Dan dia tennasuk kelompok kafir.[2:34]
Menurut ayat Al‑Qur'an tersebut di atas para malaikat disuruh bersujud kepada Adam as. Sernuanya taat kecuali Iblis. Ini berarti bahwa IbIis juga diakui sebagai malaikat, tetapi menurut ayat lain dalam Al‑Qur'an [18:50], Iblis dinyatakan sebagai Jin. Dengan memperhatikan makna ini, katakata Arab ملائكة [Mala'ikah], jamak dari kata ملك [Malak] untuk makhluk Malaikat tampaknya mempunyai makna energi‑energi yang dalam hal ayat Al‑Qur'an tersebut di atas, berarti semua energi diperintah oleh Allah untuk bersujud [tunduk] kepada manusia, dan semuanya mematuhi kecuali energi jahat, yaitu IbIis. Manusia ditugaskan untuk mengendalikan berbagai energi itu karena[nya] Allah memerintah energi‑energi itu untuk tunduk di bawah kontrolnya [manusia]. Karena itu penghargaan terhadap kemajuan yang dicapai dalam sains dan teknologi kembali kepada Allah dan bukan kepada manusia. Karena hak untuk memerintah berbagai energi itu bukan merupakan keberhasilan manusia, maka meletakkan energi yang jahat, yakni Syetan, di bawah kontrolnya sajalah yang merupakan keberhasilannya. Sebenamya inilah satu-satunya tantangan yang dihadapkan kepadanya. Apakah kita tidak akan melakukan usaha secara sungguh‑sungguh ke arah ini dengan mengikuti perintah‑perintah yang terkandung dalam Al‑Qur'an?


Sumber : akhirzaman.info

 Inilah sedikit keterangan dari Energi Malaikat dan jin, dan apapun itu semua kembali kepada diri kita masing-masing, semoga apapun yang kita ketahui dalam tulisan ini tidak dapat merubah apapun yang ada pada diri kita.

Salam One Wisdom 


Yurei - Roh Halus Dari Jepang

  Di Jepang, hantu dikenal sebagai Yurei. Kata "Yu" yang berarti halus atau samar-samar, dan "Rei" yang berarti roh atau arwah. Mereka tidak memanggilnya dengan sebutan setan atau hantu atau jin.

Berdasarkan kepercayaan orang Jepang, semua manusia mempunyai roh atau arwah yang disebut sebagai reikon. Setelah seseorang meninggal, reikon akan pergi meninggalkan tubuhnya ke tempat penyucian arwah. Disana dia akan menunggu tubuhnya dikubur dan mendapatkan pemakaman yang layak. Kalau semuanya berjalan lancar, reikon akan melindungi keluarganya yang masih hidup. Dan dipercaya bahwa arwah orang meninggal tersebut akan kembali ke keluarganya setiap tahun (yang kemudian dinamakan sebagai festival Obon).Tapi kalau roh-roh tersebut tidak mendapatkan pemakaman yang layak, atau mungkin mereka meninggal karena dibunuh atau bunuh diri, reikon akan berubah menjadi yurei dan gentayangan di dunia manusia sampai rasa penasaran, amarah, dan dendam mereka hilang.Yurei mempunyai wujud manusia yang memakai jubah kimono putih, tidak mempunyai kaki - alias melayang di udara, rambutnya panjang dan berwarna hitam. Umumnya, mereka juga dikelilingi oleh Hitodama, arwah yang berwujud api.Yurei tidak gentayangan secara leluasa. Mereka selalu gentayangan tidak jauh dari tempat mereka meninggal. Orang Jepang percaya bahwa Yurei mulai gentayangan pada saat gerbang dunia roh dan dunia manusia hampir menyatu yaitu pada jam 2-3 pagi.

Yurei sendiri pun terbagi menjadi beberapa jenis berdasarkan cara mereka meninggal...

Onryo: adalah roh gentayangan yang mempunyai rasa dendam. Mereka akan memburu orang-orang yang telah menyakitinya.

Goryo: adalah roh gentayangan yang juga mempunyai rasa dendam. Pada saat masih hidup mereka adalah orang-orang yang terpandang, kaya raya, atau mempunyai jabatan tinggi.

Ubume: adalah roh seorang ibu yang meninggal pada saat melahirkan atau roh yang meninggalkan anak-anaknya yang masih kecil. Karena masih sayang pada anak-anaknya, mereka tidak rela untuk pergi ke dunia fana.

Funayurei: adalah roh orang-orang yang meninggal di laut.

Zashiki-warashi: adalah roh anak-anak. Mereka umumnya tidak berbahaya, tapi cukup nakal untuk mengganggu yang masih hidup.

 Inilah sedikit keterangan dari Yurei atau roh halus dari Jepang, dan apapun itu semua kembali kepada diri kita masing-masing, semoga apapun yang kita ketahui dalam tulisan ini tidak dapat merubah apapun yang ada pada diri kita.

Salam One Wisdom

Sumber : jepang.net

NAGA

 Dalam berbagai peradaban sosok Naga juga dikenal dengan banyak versi, baik mengenai wujudnya maupun sifat karakter peranannya.
Naga adalah sebutan umum untuk makhluk mitologi yang berwujud reptil berukuran raksasa. Makhluk ini muncul dalam berbagai kebudayaan. Pada umumnya berwujud seekor ular besar, namun ada pula yang menggambarkannya sebagai kadal bersayap.
 Naga, dragon (Inggris), draken (Skandinavia), Liong atau Lung (Cina), dikenal sebagai makhluk superior yang berwujud menyerupai ular yang terkadang di gambarkan sosok ular yang memiliki kaki 3 pasang, dan konon Naga juga dapat menyemburkan api dari mulutnya. Habitat Naga sendiri di katakan dapat menempati hampir di seluruh ruang (air, darat, dan udara). Meskipun penggambaran wujudnya berbeda-beda, namun secara umum spesifikasi makhluk tersebut digambarkan sebagai mahluk yang sakti.

pictures of geghans.blogspot.com
 Naga adalah makhluk yang begitu sangat terkenal di peradaban Timur, penggambaran dari wujudnya hampir dapat kita lihat di seluruh wilayah peradaban Timur, meski peranan dalam simbol yang berbeda-beda namun tetap dalam satu ruang kepercayaan Religious yang ada.
 Di Cina, naga dianggap sosok yang bijaksana dan agung layaknya dewa. Naga adalah satu-satunya hewan mitos yang menjadi simbol Shio. Naga di dalam shio memiliki arti kebenaran. Arti lain adalah perlindungan dan keperkasaan. Shio Naga ada pada tahun 2012,2000, 1988, 1876, 1964, 1952, 1940 . Shio naga memiliki kemampuan yang baik dan sayangnya sering membuatnya celaka.

 Naga di peradaban timur mendapat tempat yang  terhormat. Indonesia sendiri memiliki banyak Versi mengenai sosok Makhluk Naga ini, seperti halnya Budaya Minangkabau yang mengenal dongeng ngarai Sianok yang diciptakan oleh Sang Naga. Simbol-simbol penggambaran Makhluk ini juga sangat melekat dengan kebudayaan Jawa, yang umumnya dapat kita lihat pada hiasan-hiasan yang melambangkan sosok Naga di alat musik Jawa (gamelan), pintu candi dan gapura, yang bermakna sebagai lambang pelindung atau penjaga.
 Masyarakat Dayak juga menggambarkan Naga sebagai penguasa dunia bawah, dan Burung Enggang sebagai penguasa dunia atasnya.
Naga dalam budaya Kalimantan, kususnya suku Dayak dan suku Banjar dianggap sebagai simbol alam bawah. Naga digambarkan hidup di dalam air atau tanah dan disebut sebagai Naga Lipat Bumi. Naga merupakan perwujudan dari Tambun yaitu makhluk yang hidup dalam air.
Menurut budaya Kalimantan, alam semesta merupakan perwujudan "Dwitunggal Semesta" yaitu alam atas yang dikuasai oleh Mahatala atau Pohotara, yang disimbolkan enggang gading (burung), sedangkan alam bawah dikuasai oleh Jata atau Juata yang disimbolkan sebagai naga (reptil). Alam atas bersifat panas (maskulin) sedangkan alam bawah bersifat dingin (feminim). Manusia hidup di antara keduanya.
Dalam budaya Banjar, alam bawah merupakan milik Puteri Junjung Buih sedangkan alam atas milik Pangeran Suryanata, pasangan suami isteri yang mendirikan dinasti kerajaan Banjar.
 Dalam arsitektur rumah Banjar, makhluk Naga dan burung enggang gading diwujudkan dalam bentuk tatah ukiran, tetapi sebagai budaya yang tumbuh di bawah pengaruh agama Islam yang tidak memperkenankan membuat ukiran makhluk bernyawa, maka bentuk-bentuk makhluk bernyawa tersebut disamarkan atau didistilir dalam bentuk ukiran tumbuh-tumbuhan.

  Naga atau Ular menurut pandangan bangsa Indonesia dianggap sebagai lambang dunia bawah. Sebelum Zaman Hindu (Neolithicum), di Indonesia terdapat anggapan bahwa dunia ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu dunia bawah dan dunia atas, yang masing-masing mempunyai sifat-sifat bertentangan. Dunia bawah antara lain dilambangkan dengan bumi, bulan, gelap, air, ular, kura-kura, buaya. Sedangkan dunia atas dilambangkan dengan matahari, terang, atas, kuda, rajawali.
 Pandangan semacam itu juga hampir merata di seluruh bangsa Asia. Dalam cerita Mahabarata maupun pandangan bangsa Indonesia sendiri sebelum Zaman Hindu, Naga atau ular selalu berhubungan dengan air, sedangkan air mutlak diperlukan oleh Manusia sebagai sumber kehidupan.

Istilah naga sendiri merupakan kata serapan dari bahasa Sanskerta atau India kuno yang bermakna "ular". Dalam naskah Mahabharata dikisahkan bahwa para Naga merupakan anak-anak Resi Kasyapa dari perkawinannya dengan Dewi Kadru. Nama-nama mereka yang terkenal antara lain Sesa, Taksaka, Basuki, Karkotaka, Korawya, dan Dritarastra. Bangsa Naga yang berjumlah ribuan memiliki dua orang sepupu berwujud burung dan disebut sebagai bangsa Kaga. Keduanya bernama Aruna dan Garuda, yang merupakan putra dari Dewi Winata yang juga dinikahi Resi Kasyapa. Dengan demikian, hubungan antara Naga dengan Kaga selain sebagai sepupu juga sebagai saudara tiri. Meskipun demikian hubungan mereka kurang baik dan sering terlibat perselisihan. Di antara para Naga ada pula yang menjadi dewa, yaitu Sesa, yang tertua di antara putra Kadru. Ia memisahkan diri dari adik-adiknya dan hidup bertapa menyucikan diri. Ia akhirnya diangkat sebagai dewa para ular, bergelar Ananta.

pictures of  crystalinks.com
 Di dunia Barat sendiri, Mitos dan dongeng rakyat tentang Naga juga telah tumbuh sejak berabad-abad silam. sosok Naga di gambarkan berwujud seperti kadal raksasa bersayap dengan 2 tangan dan 2 kaki, juga memiliki kemampuan untuk menyemburkan lidah-lidah api dan di percaya juga sebagai Makhluk yang sangat kuat, sosok Naga di dunia barat lebih cenderung digambarkan sebagai monster, merusak dan selalu bersekutu dengan kekuatan gelap. Naga dicitrakan sebagai tokoh antagonis yang seharusnya dihancurkan. Seseorang bisa mendapat gelar pahlawan atau ksatria dengan membunuh Naga. Singkat kata, sosok Naga di dunia Barat adalah ancaman bagi manusia. Meski di dunia Barat sendiri tidak menganggap sosok Naga sebagi sosok yang erat dengan ruang Religious, namun sosok Makhluk ini tetap di gambarkan sebagai sosok Makhluk yang kuat. Dari keseluruhan apa yang telah di ketahui bahwa sosok Naga adalah benar-benar melambangkan Kekuatan dan Kekuasaan yang begitu luar biasa.

 Dalam tradisi Cina Liong atau Lung (Naga) digambarkan sebagai ular berukuran raksasa, lengkap dengan tanduk, sungut, dan cakar, sehingga berbeda dengan Naga versi India Maupun versi bangsa Barat.
Sosok Naga versi Cina dianggap sebagai simbol kekuatan alam, khususnya angin topan. Pada umumnya makhluk ini dianggap memiliki sifat yang baik selama ia selalu dihormati. Naga dianggap sebagai penjelmaan roh orang suci yang belum bisa masuk surga. Biasanya roh orang suci menjelma dalam bentuk Naga kecil dan menyusup ke dalam bumi untuk menjalani tidur dalam waktu lama. Setelah tubuhnya memebesar, ia bangun dan terbang menuju surga.
 Dalam Mitologi Cina, sosok yang mewakili Makhluk ini (Naga) memiliki peranan yang sangat kuat. Seperti halnya Seiryu Makhluk yang mewakili sosok dari Naga ini tercantum jelas sebagai salasatu Makhluk dari Empat Simbol rasi Cina. Seiryu yang terkadang juga disebut Naga Azure dari Timur, dan dikenal sebagai Seiryuu (Azure Dragon) di Jepang dan Cheongryong di Korea ini, di katakan mewakili sisi timur dan musim semi. Menurut Wu Xing, Seiryu berelemenkan kayu (Wood).
Makhluk ini juga dikenal dalam kebudayaan Jepang dengan istilah Seiryuu, Ryuu.

 Di Jepang, Azure Dragon (Seiryuu, Ryuu) di percayai sebagai salah satu Makhluk dari empat roh sebagai wali yang menjaga kota ataupun suatu wilayah. Seperti halnya Azure Dragon (Seiryuu, Ryuu) dikatakan sebagai pelindung kota Kyoto di sisi timur, dan di katakan juga setiap sisi memiliki Roh pelindung yang berbeda-beda, seperti apa yang telah menjadi kepercayaan sebagian besar penduduk di sana yang mempercayai bahwa dari sisi barat dilindungi oleh Macan Putih, di sebelah sisi utara dilindungi oleh Black Tortoise, dan selatan dilindungi oleh Vermilion Bird, serta titik pusat dilindungi oleh Yellow Dragon. Di Kyoto terdapat kuil untuk masing-masing roh penjaga, seperti halnya sosok The Azure Dragon (Seiryuu, Ryuu) ini diwakili dalam Kuil Kiyomizu di timur Kyoto.

 Menurut pendapat sebagian ilmuwan, Naga Versi Cina maupun Versi lainnya merupakan makhluk khayal (tidak nyata?) yang diciptakan oleh masyarakat zaman dahulu akibat penemuan fosil dinosaurus pada era tertentu, sehingga muncullah pemikiran-pemikiran yang memulai awal terciptannya kisah Makhluk tersebut.


 Inilah sedikit keterangan dari Naga, dan apapun itu semua kembali kepada diri kita masing-masing, semoga apapun yang kita ketahui dalam tulisan ini tidak dapat merubah apapun yang ada pada diri kita.

Salam One Wisdom

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Naga dan beberapa sumber lainnya

Unicorn

 Unicorn adalah makhluk dalam legenda yang memiki wujud seperti kuda pada umumnya, namun dengan sebuah tanduk di dahinya. 
Unicorn itu sendiri berasal dari bahasa latin yaitu“ unus” yang berarti satu dan “cornus” dalam bahasa Latin dihubungkan dengan kata “horn” yang berarti tanduk. 

 Dalam versi tradisional Eropa Makhluk mitologi legendaris ini di gambarkan memiki wujud seekor kuda yang memiliki janggut layaknya seekor kambing, bertanduk tunggal, memiliki ekor seperti ekor singa dan berkuku terbelah. Sedangkan pencitraan versi modern Unicorn cenderung digambarkan sebagai kuda yang memiliki rambut berwarna putih dan tanduk tunggal berbentuk spiral di dahinya.
Dalam perbedaan penggambaran dari wujud makhluk inilah sesungguhnya telah tercerminkan bahwa Unicorn jelas di golongkan sebagai Makhluk mitologi, di mana saksi dan bukti atas keberadaan yang nyata belum dapat di jelaskan secara detil.

 Di katakan bahwa pada abad pertengahanlah pengaruh Unicorn sampai ke Eropa dan mulai digunakan sebagai objek seni dan simbol-simbol kebangsawanan. Pada masa ini, karakter Unicorn telah berubah menjadi makhluk yang benar-benar menyerupai kuda seluruhnya dengan satu tanduk di kepalanya.
Seiring dengan bangkitnya paham humanisme, Unicorn mendapatkan tempat tersendiri sebagai simbol cinta yang murni dan pernikahan yang setia.

  Dalam beberapa catatan yang ada, tercatat sekitar 5.000 tahun lalu di Cina di mana di katakan sosok Unicorn dapat muncul dalam berbagai bentuk fisik yang berbeda tetapi lebih cenderung digambarkan berwujud seokor rusa, berekorkan ekor sapi jantan, dengan kuku kuda dan satu tanduk yang tumbuh di tengah dahinya. Rambut di punggungnya dikatakan memiliki lima warna suci Cina, merah, kuning, biru, putih dan hitam, dan di katakan juga memiliki wujud fisik yang bersisik hijau seperti naga. Catatan 5.000 tahun yang lalu ini mengisahkan bahwa Unicorn muncul untuk memberikan rahasia baca tulis aksara Cina pada masa kekaisaran Fu Hsi.

 Sedangkan pada kebudayaan-kebudayaan kuno India, sosok Unicorn di yakini sudah menjadi bagian hidup masyarakat sejak lama, hal ini di perkuat dari penemuan stempel yang berusia 2.500 tahun yang ditemukan di Mohenjo Daro dan Harappa, di stempel ini kita dapat melihat bentuk kuno dari seekor Unicorn beserta inskripsi yang masih belum terpecahkan hingga saat ini.

 Selain Cina (Qilin?) Unicorn versi Cina, negara-negara Asia lainnya juga memiliki tradisi yang melibatkan sosok Unicorn ini. seperti halnya di Jepang, Unicorn dikenal sebagai Kirin yang memiliki surai kusut dan tubuh banteng. Berbeda dengan Unicorn Cina yang di citrakan memiliki sifat baik, Kirin di katakan sebagai Makhluk menyeramkan yang harus ditakuti, terutama oleh para penjahat. Dikatakan Kirin mampu mendeteksi rasa bersalah dan akan menanduk atau membunuh orang yang bersalah itu tepat di jantungnya.

Lukisan fresco "Perawan dan Unicorn" (ca. 1602) karya Domenichino, di Palazzo Farnese, Roma.  
Berkas ini berasal dari Wikimedia Commons
  Menurut legenda yang beredar di Eropa, Unicorn di golongkan sebagai hewan magis, sehingga sulit bagi siapa saja yang ingin berinteraksi oleh makhluk tersebut, di katakan pula hanya seorang perawan dan memiliki hati bersih yang dapat berinteraksi langsung dan bahkan dapat menjinakkan Makhluk Unicorn ini. Karena itulah, di katakan para perawan seringkali digunakan sebagai umpan untuk menangkap Makhluk ini.
  Beberapa pengakuan yang belum dapat di pastikan kebenaran dalam kesaksiannya ini mengatakan, bahwa kebanyakan para ahli sihir yang ada di Eropa kerap mencari keberadaan Unicorn untuk memburu Makhluk tersebut dan mengambil tanduknya. Tanduk unicorn dipercaya memiliki kekuatan magis yang dapat menetralkan racun apapun dan di katakan pula bahwa darah Unicorn merupakan obat yang mujarab sehingga mampu membuat hidup seseorang menjadi abadi. 

Lambang Agung Kerajaan Britania Raya untuk penggunaan di Skotlandia
  Lambang Agung Kerajaan Britania Raya, adalah lambang negara resmi Raja atau Ratu Britania, kini Ratu Elizabeth II. Lambang ini digunakan Sri Ratu dalam kapasitasnya sebagai monarki Kerajaan Britania Raya, secara resmi disebut Lambang Kekuasaan beliau. Beberapa variasi lambang kerajaan digunakan oleh anggota keluarga kerajaan Britania; dan oleh Pemerintah Britania dalam hubungannya dengan administrasi dan pemerintahan negara. Di Skotlandia, Sri Ratu memiliki versi lambang kerajaan tersendiri, variasi yang hanya digunakannya di lingkungan pemerintah Skotlandia.
Perisai terbagi empat bagian, pada perempat pertama dan keempat menampilkan tiga singa Inggris; bagian kedua singa yang tengah berdiri menyerang dikelilingi pigura fleur de lis (bunga lili) Skotlandia; bagian ketiga menampilkan harpa Irlandia. 
Bagian mahkota adalah singa mengenakan mahkota kerajaan, tengah berdiri di atas mahkota yang dikenakan di atas helm baja khas ksatria Eropa abad pertengahan.
Di bagian kanan dan kiri perisai ditopang oleh dua hewan, di sisi kanan (dari sudut pandang lambang) perisai ditopang oleh singa bermahkota, sedangkan di sisi kiri (dari sudut pandang lambang) ditopang oleh kuda mitos Unicorn Skotlandia. Menurut legenda unicorn liar yang bebas adalah hewan yang sangat berbahaya; maka dalam lambang ini unicorn ini dibelenggu rantai, demikian pula unicorn pada Lambang Skotlandia.
Pada lambang ini tertulis dua semboyan yaitu semboyan Raja Inggris, Dieu et mon droit (Tuhan dan hakku) dalam Bahasa Perancis, dan semboyan Ordo Garter dalam bahasa Perancis Lama, Honi soit qui mal y pense (Tercelalah mereka yang berpikir buruk tentangnya) tertulis di atas sabuk pengikat di belakang perisai.


  Inilah sedikit keterangan dari Unicorn, dan apapun itu semua kembali kepada diri kita masing-masing, semoga apapun yang kita ketahui dalam tulisan ini tidak dapat merubah apapun yang ada pada diri kita.

Salam One Wisdom



Sumber : wikipedia.org dan berbagai sumber lainnya

Phoenix

pictures of elfwood.com (Foniks)
 Foniks (bahasa Latin: Phoenix) - tak dapat kita pungkiri lagi bahwa sosok burung api dalam mitologi Mesir ini sangat banyak memiliki peran dalam kehidupan(?), bahkan hingga kini masih banyak sibol-simbol yang menggunakan wujud dari makhluk ini Phoenix. 
  Banyak para ilmuan yang berpendapat bahwa Mitologi atau apapun yang setara dengan hal tersebut benar-benar tidak dapat sepenuhnya kita abaikan, sebab semua yang ada/tercipta pastilah memiliki tujuan, ya entah itu bertujuan baik atau buruk. 

Foniks (bahasa Yunani: ΦοίνικαςPhoínikas, bahasa Latin: Phoenix, bahasa Belanda: Feniks, bahasa Perancis: Phénix) dalam mitologi Mesir Foniks adalah sejenis burung api legendaris yang keramat. Burung api ini digambarkan memiliki bulu yang sangat indah berwarna merah dan keemasan.
Foniks dikatakan dapat hidup selama 500 atau 1461 tahun. Setelah hidup selama itu, makhluk Foniks ini pun akan membakar dirinya sendiri. Setelah itu, dari sisa abu pembakaran tubuhnyalah muncul Makhluk/burung Foniks muda. Di katakan siklus hidup Foniks seperti itu (regenerasi), bangkit kembali setelah mati, lalu muncul sebagai sosok yang baru.
Foniks merupakan simbol dari keabadian, lambang dari siklus kehidupan setelah mati, dan simbol dari kebangkitan tubuh setelah mati.
Foniks menjadi simbol suci pemujaan terhadap Dewa matahari di Heliopolis, Mesir. Burung Foniks simbol dari "Dewa Matahari - Ra".

  Sosok dari Mitologi Mesir Foniks ini juga memiliki kemiripan dengan berbagai Mitologi yang ada di Cina, Jepang dan Korea, bahkan di duga masih banyak lagi cerita di belahan bumi ini yang memiliki kemiripan dengan sosok makhluk Mitologi ini.

pictures of giantbomb.com (Zhu Que atau Vermilion)
 Burung Zhu Que adalah salah satu dari Empat Simbol dari rasi Cina. Menurut Wu Xing, Tao-unsur lima sistem, mewakili unsur api, arah selatan, musim panas, maka dari itu sosok Burung Zhu Que terkadang di sebut juga dengan sebutan Burung Vermilion Selatan.
 Dalam Mitologi Jepang sosok Suzaku juga memiliki kemiripan dengan Mitologi yang ada di Mesir Foniks  begitu juga di Korea.

 Banyaknya kemiripan yang ada pada Mitos tentang makhluk Mitologi ini  sering menimbulkan kekeliruan yang besar, entah itu dari wujud/penampilan maupun karakter/peranan masing-masing dari makhluk ini. Seperti halnya makhluk yang memiliki julukan Fenghuang dan Vermilion karena kesamaan dalam penampilan, tetapi mereka adalah dua makhluk yang berbeda.
Fenghuang adalah raja dari burung, sementara Vermilion adalah Burung roh mitologi dari konstelasi Cina.

 Sosok burung Suzaku di jepang, merupakan burung yang elegan dan mulia baik dalam penampilan dan perilaku, dengan bulu-bulu dalam berbagai warna dari oranye kemerahan.
Suzaku yang sering dikaitkan dengan mitos Foniks karena asosiasi mereka dengan api.

pictures of archive.thecolorless.net (Suzaku)
Suzaku berasal dari huruf kanji shu = merah tua dan jaku = burung gereja,yang di lambangkan dengan seekor burung Phoenix merah. Suzaku di percaya sebagai makhluk yang menjaga arah selatan ini mewakili musim panas,warna merah dengan element api.
 

pictures of  Bowdler Sharpe (Cendrawasih)
 Mengenai tulisan di atas, kita juga dapat menemukan kesamaan-kesamaan yang ada pada Makhluk Phoenix ini khususnya wujud/rupa yang ada pada hewan yang benar-benar dapat kita lihat dan sentuh, hidup dan bergerak selayaknya apa yang di katagorikan sebagai Makhluk hidup pada umumnya.
Mahkluk ini adalah jenis Unggas/Burung, yaitu Burung Cendrawasih yang dapat ditemukan di Papua, Indonesia. Burung Cendrawasih juga memiliki julukan sebagai bird of paradise atau phoenix bird. Burung ini memang memiliki bentuk dan warna yang unik sekilas mirip dengan hewan mitologi Phoenix. Tentu saja bulu-bulu Cendrawasih bukan dari api seperti Phoenix. Walaupun begitu Cendrawasih adalah burung yang memiliki wujud yang sangat indah. Burung ini dikenal karena bulunya yang sangat panjang dengan warna merah atau kuning yang indah. Betapa beruntungnya kita yang dilahirkan dan hidup di tanah surga ini, INDONESIA .

pictures of  flickriver.com (Cendrawasih)



 Inilah sedikit keterangan dari Phoenix, dan apapun itu semua kembali kepada diri kita masing-masing, semoga apapun yang kita ketahui dalam tulisan ini tidak dapat merubah apapun yang ada pada diri kita.

Salam One Wisdom

The Lesser Key of Solomon

pictures of  redwheelweiser.com
   The Lesser Key of Solomon / Lemegeton Clavicula Salomonis adalah sebuah buku sihir abad 17 yang berstatus “anonymous” dan salah satu dari buku demonology yang paling terkenal.
Kemunculan pertama pada abad ke 17, tetapi banyak diambil dari text-text abad ke 16, termasuk Pseudomonarchia Daemonum, oleh Johann Weyer, dan buku sihir late-medieval. Buku buku Jewish kabbalists dan Muslim mystics merupakan salah satu inspiratornya. Beberapa dari materi section pertama, dalam hal summonig demon, berasal dari abad ke 14 atau lebih awal.
Buku ini mengklaim bahwa penulisnya adalah King Solomon, walaupun hal ini tidak benar. Jabatan kebangsawanan yang ditujukan untuk demon-demon tidak diketahui kebenarannya hingga saat ini.

The lesser kay solomon
Ada 5 bagian dari buku yang berisi kunci dari kemampuan king solomon dalam menguasai dan memerintah mahluk spirit.


1. Bagian pertama adalah Book of Evill, dinamakan Goetia, dalam buku ini menunjukkan bagaimana cara Solomon menawan mahluk spirit (demon/evill, mahluk spirit yang jahat) tersebut dan memanfaatkannya untuk berbagai keperluan.

2. Bagian kedua adalah Book of [aerial] spirits, mahluk spirit yang bisa jahat dan bisa juga baik, bukunya dinamakan Theurgia Goetia.

3. Bagian ketiga [a book] of spirits governing Planetary houres, spirit yang menguasai tanda-tanda (kemungkinan yang dimaksud adalah ramalan) dan spirit yang mengetahui planet-planet (kemungkinan adalah astronomy), buku ini dinamakan Ars Paulina.

4. Buku yang ke-empat dinamakan Ars Almadel Solomonis, buku ini untuk menguasai 20 pemimpin dari sipirt yang mengusai seluruh dunia.

5. Bagian kelima adalah bagian terpenting, Buku yang berisi khotbah dan doa dari King Solomon yang biasa dia pakai di temple altar, nama temple tersebut Artem Novam. Di bagian ini juga mengisahkan tentang Malaikat Suci Michael yang menemui King Solomon. Di buku ini juga berisi wahyu-wahyu yang diterimanya dari Tuhan, dari wahyu yang diterimanya ini lah King Solomon menguasai Science dan Art baik itu yang baik maupun yang buruk. bagian terakhir ini dinamakan Ars Notoria.


pictures of occultreprints.com

The Lesser Key of Solomon mengandung deskripsi detail mengenai spirits dan langkah-langkah yang diperlukan untuk memanggil dan memperkerjakan mereka sesuai keinginan si pemanggil. Dijelaskan pula segel pelindung dan ritual untuk dilakukan, langkah yang diperlukan untuk mengantisipasi pengambilalihan kontrol oleh spirit yang dipanggil, persiapan untuk pemanggilan, dan instruksi instruksi penempatan peralatan yang diperlukan untuk pengeksekusian ritual.

The Goetia: The Lesser Key of Solomon the King (Clavicula Salomonis Regis) adalah translasi yang dibuat tahun 1904 oleh Samuel Mathers dan Aleister Crowley.
The Lesser Key of Solomon terbagi menjadi 5 bagian.
# 1 Ars Goetia
* 1.1 The 72 Demons
# 2 Ars Theurgia Goetia
# 3 Ars Paulina
# 4 Ars Almadel
# 5 Ars Notoria

Ars Goetia
Section pertama, disebut Ars Goetia, mengandung deskripsi dari 72 demons yang dikatakan telah dipanggil dan disegel dalam medium perunggu yang disegel dengan simbol sihir oleh Solomon, dan mereka terobligasikan untuk bekerja untuknya. Disini diberikan intruksi untuk membentuk medium perunggu serupa, dan menggunakan formula sihir yang tepat untuk memanggil demon tersebut dengan aman.
Ars Goetia menunjukkan tingkatan dan jabatan kebangsawanan pada infernal hierarchy, dan memberikan segel pada masing masing demon yang harus dipatuhi mereka.
Revisi berbahasa Inggris dari Ars Goetia dipublikasiakn tahun 1904 oleh seorang penyihir, Aleister Crowley, dengan nama The Book of the Goetia of Solomon the King.
Berikut ini adalah nama nama demon yang tercantum dalam Ars Goetia, yang penomoran dan penjabatannya didasari Pseudomonarchia Daemonum Weyer. Nama dari demon demon ini dapat bervariasi.
1. King Bael
2. Duke Agares
3. Prince Vassago
4. Marquis Samigina
5. President Marbas
6. Duke Valefar
7. Marquis Amon
8. Duke Barbatos
9. King Paimon
10. President Buer
11. Duke Gusion
12. Prince Sitri
13. King Beleth
14. Marquis Leraje
15. Duke Eligos
16. Duke Zepar
17. Count/President Botis
18. Duke Bathin
19. Duke Sallos
20. King Purson
21. Count/President Morax
22. Count/Prince Ipos
23. Duke Aim
24. Marquis Naberius
25. Count/President Glasya-Labolas
26. Duke Bune
27. Marquis/Count Ronove
28. Duke Berith
29. Duke Astaroth
30. Marquis Forneus
31. President Foras
32. King Asmodeus
33. Prince/President Gaap
34. Count Furfur
35. Marquis Marchosias
36. Prince Stolas
37. Marquis Phenex
38. Count Halphas
39. President Malphas
40. Count Raum
41. Duke Focalor
42. Duke Vepar
43. Marquis Sabnock
44. Marquis Shax
45. King/Count Vine
46. Count Bifrons
47. Duke Uvall
48. President Haagenti
49. Duke Crocell
50. Knight Furcas
51. King Balam
52. Duke Alloces
53. President Caim
54. Duke/Count Murmur
55. Prince Orobas
56. Duke Gremory
57. President Ose
58. President Amy
59. Marquis Orias
60. Duke Vapula
61. King/President Zagan
62. President Volac
63. Marquis Andras
64. Duke Haures
65. Marquis Andrealphus
66. Marquis Cimejes
67. Duke Amdusias
68. King Belial
69. Marquis Decarabia
70. Prince Seere
71. Duke Dantalion
72. Count Andromalius

Ars Theurgia Goetia
Ars Theurgia Goetia (“the art of goetic theurgy”) merupakan section kedua dari The Lesser Key of Solomon. Pada bagian ini dijelaskan nama, karakteristik dan segel dari 31 aerial spirits (jabatannya chiefs, emperors, kings dan princes) yang dipanggil dan disegel oleh King Solomon, perlindungan dalam menangani mereka, nama spirit pelayan mereka (yang disebut dukes), langkah langkah untuk memanggil mereka, dan natur mereka (good or evil).
Keahlian utama mereka adalah untuk menunjukan hal hal tersembunyi, rahasia rahasia seseorang, dan melakukan apa yang diperintahkan pada mereka. Elemen mereka adalah Earth (Tanah), Fire (Api), Air (Udara) dan Water (Air). Spirit spirit ini memiliki pemanggilan yang complex dan beberapa dari mereka memiliki variasi mantra dalam edisi buku yang berbeda.

Ars Paulina
Ars Paulina (The Art of Paul) adalah section ketiga dari The Lesser Key of Solomon. Menurut legenda, bagian ini ditemukan oleh Apostle Paul (Paulus). Ars Paulina sudah diketahui sejak abad pertengahan, dan dibagi menjadi 2 bagian dalam buku ini.
Chapter pertama mengacu pada tata cara berhubungan dengan malaikat pada jam jam tertentu pada hari yang bersangkutan (siang atau malam), segel mereka, nature mereka, pelayan mereka (disebut Dukes), hubungan para malaikat dengan ketujuh planets yang diketahui saat itu, aspek astrologi yang tepat untuk memanggil mereka, nama mereka.
Chapter kedua mengacu pada malaikat penguasa tanda tanda zodiac dan ukuran derajat lintang bujur untuk tiap tanda, hubungan dengan tiap elemen, nama mereka, dan segel mereka. Mereka disebut sebagai angles of men, karena tiap orang lahir di bawah naungan zodiac.

Ars Almadel
Ars Almadel (The Art of the Almadel) adalah section keempat dari The Lesser Key of Solomon. Pada bagian ini diberitahukan bagaimana untuk membuat almadel, yang adalah sebuah wax tablet dengan simbol protective digambarkan padanya dan di atasnya diletakkan 4 lilin. Bagian ini menitikberatkan pada warna, material, dan ritual yang diperlukan untuk membuat almadel dan lilin lilinnya.
Ars Almadel juga memberitahukan mengenai malaikat yang akan dipanggil, dan menjelaskan bahwa hanya hal hal yang beralasan kuat yang ditanyakan pada mereka serta bagaimana pemanggilan yang seharusnya dilakukan. Disebutkan juga ke 12 pangeran penguasa mereka. Tanggal dan aspek astrology yang paling baik untuk memanggil mereka dijelaskan secara singkat di bagian ini.

Ars Notoria
Ars Notoria (The Notable Art) adalah section kelima dari The Lesser Key of Solomon. Ini adalah buku sihir yang telah diketahui sejak abad pertengahan.
Bagian ini mengandung kumpulan doa (ada yang terbagi menjadi beberapa bagian) dan tercampur dengan kalimat kalimat mistik serta kalimat kabbalistic dalam beberapa bahasa, bagaimana pengucapan doa, dan hubungan antara ritual ini dengan pemahaman science. Disebutkan pula hubungan bulan dengan doa. Juga dikatakan bahwa doa merupakan cara pemanggilan malaikat dari Yang Maha Kuasa.

Demonology
 Demonology adalah sebuah pengetahuan mengenai makhluk-makhluk mistik yang biasa dikenal sebagai demon. Tetapi pertama-tama kita liat terlebih dahulu mengenai magic atau lebih kita kenal sebagai sihir dan juga demon itu sendiri

1. MAGIC
 Menurut PRELIMINARY DEFINITION OF MAGIC atau LEMEGETON VEL CLAVICULA SALOMONIS REGIS, magic adalah tingkatan tertinggi yang absolut dan pengetahuan suci dari pembelajaran filosofi alam.
Dengan adanya pengoperasian yang tepat mengenai magic, sorang dapat menjadikan bentuk-bentuk yang sekiranya astral menjadi real Pada dasarnya, magic memiliki tujuan yang baik, namun selalu ada orang yang mengubah fungsinya menjadi sesuatu yang berlawanan dengan sifat natural dari magic.
Karenanya, secara ekstrim, magic dibedakan menjadi Natural Magic dan Diabolical Magic
Salah satu cabang Diabolical Magic yang paling terkenal adalah NIGROMANCY atau sering disebut juga NECROMANCY yang berarti Divination by the Dead

2. DEMON
 Demon, adalah mahluk mistis yang sering digambarkan dengan konotasi negatif, kata demon ini berasal dari kata δαίμων / daimōn (yunani) yang berarti: Spirit, kata tersebut seringkali muncul dalam karya Plato dan pemikir kuno yunani lainnya, pada waktu itu Demon tidak memiliki konotasi yang negatif.
Namun kata demon yang seringkali dipakai sekarang ini, biasanya merujuk pada mahluk-mahluk mistis yang dikenal pada kepercayaan Judaism dan Zoroastrianism. Mahluk mistis yang dikenal dalam kepercayaan tersebut dibagi menjadi 2, mereka yang baik yg dikenal dengan sebutan Dewa atau Malaikat dan mereka yang jahat, yang dikategorikan sebagai Demon.
 Banyak sekali buku-buku dan naskah kuno yang berisikan data-data mengenai demon-demon ini yang biasa dikenal sebagai GRIMOIRES . Grimoire (pronounced /ɡrɪmˈwɑr/) adalah sekumpulan naskah yang berisi berbagai inkripsi magis, sebagian besar berupa cara-cara pengendalian kekuatan magis dan ritual untuk memanggil malaikat maupun demon. Buku-buku ini tersebar di daerah Eropa pada zaman pertengahan sebelum sebagian besar dibakar oleh gereja. Salah satu buku yang terkenal adalah The Lesser Key of the Solomon

Buku ini terdiri dari 5 seri yaitu :

a. Book of the Evil Spirit atau dikenal juga sebagai GOETIA
Buku ini membahas mengenai bagaimana cara kita mengikat spirit tertentu(biasanya demon) dan menggunakannya untuk kepentingan kita (bila kita tidak salah dalam ritualnya tentu saja)

b. Book of Spirit atau dikenal sebagai THEURGIA-GOETIA
Buku ini membahas mengenai spirit, yang baik maupun yang jahat

c. ARS PAULINA
Buku ini membahas mengenai pengaturan pada spirit dalam perhitungan planet dan planet apa yang menunjukkna jati diri sang spirit itu sendiri

d. ALMADEL OF SOLOMON atau lebih dikenal dengan ARS ALMADEL
Buku ini membahas mengenai spirit yang menguasai daerah di 4 arah mata angin dan juga 360 derajat dalam zodiac

e. Book of Orations dan Prayers atau dikenal sebagai ARS NOVA atau disebut juga ARS NOTORIA / ARS NOTORY Buku ini membahas mengenai pengetahuan suci yang didapat Solomon melalui ritual pemanggilan malaikat agung.

Sumber : berbagai sumber



 Inilah sedikit keterangan dari The Lesser Key of Solomon, dan apapun itu semua kembali kepada diri kita masing-masing, semoga apapun yang kita ketahui dalam tulisan ini tidak dapat merubah apapun yang ada pada diri kita.
Salam One Wisdom

Demon Vassago

Ilustrasi Vassago by kazie


  • Nama Setan                       : Vassago
  • Tingkatan                           : Pangeran
  • Pasukan di miliki/Kekuatan : 26
  • Bulan Baik                         : Akhir Maret dan Awal April
  • Ritual Pemanggilan             : Siang Hari, Lilin Biru Muda, Emas, Api (bakaran), Daun Bawang (tanaman)


Lambang Vassago

  Meskipun Vassago adalah Pangeran yang berpangkat tinggi, ia dikenal sebagai roh yang sangat ramah yang sangat membantu bagi mereka yang memanggilnya. Terkadang ia juga disebut dengan "Prince of Prophecy" karena kemampuannya untuk melihat ke masa lalu dan masa depan serta menemukan hal-hal yang hilang dan tersembunyi (Harta Karun, Benda-Benda Berharga lainnya).


Ilustrasi Vassago by obakemono


  Banyak Demon yang memiliki kemampuan sama seperti Vassago, tapi dalam peranannya ini tampaknya ia lebih dikenal daripada Demon yang memiliki kesamaan dalam perenan yang sama. Di katakan karena kemampuannya untuk melihat atau mengetahui hal-hal yang tersembunyi, terutama melihat masa depan(meramal) yang selalu ia iringi dengan sikapnya yang ramah, atau juga adanya kemungkinan bahwa Vassago lebih baik pengetahuannya dalam hal melihat masa depan dengan cara yang lebih detail.

  Vassago memiliki karakter yang sangat misterius. Ia selalu bersedia membantu bagi mereka para pemanggil yang menunjukan etika baik kepadanya, di katakan bahwa ia juga akan kembali menunjukan rasa hormatnya kepada mereka yang juga menghormati dia (saling menghormati). 


Beberapa penggambaran yang mereka "para pemanggil yang telah berhasil berinteraksi dengannya" menyebutkan bahwa Demons Vassago memiliki setidaknya perwujudtan dalam dua bentuk. Bentuk pertamanya menampilkan wujud dari seorang manusia dan bentuk keduanya menampilkan wujud Demonnya yaitu tampilan yang tampak seperti naga merah yang besar, sedangkan sebagian lagi dari para pemanggil yang pernah berinteraksi dengannya mengatakan bahwa Demon Vassago memiliki perwujudtan layaknya seperti makhluk dari luar angkasa(Alien) yang dikenal dalam jenis "Gray".  
 Kemampu Demon dalam keterampilan merubah wujud adalah salah satu hal yang umum bagi mereka, sebab itulah jarang sekali para demon yang hanya menggunakan satu wujud saja. Mungkin hal tersebut juga akan di lakukan oleh kaum manusia, jika para manusia memiliki kemampun seperti mereka "kareana manusia memiliki nafsu dan fikiran juga"

Demon Vassago juga di katakan dapat berwujudkan sebagai orang tua yang sedang menaiki seekor buaya.




 Inilah sedikit ciri dan karakter dari Demon Vassago, dan apapun itu semua kembali kepada diri kita masing-masing, semoga apapun yang kita ketahui dalam tulisan ini tidak dapat merubah apapun yang ada pada diri kita.

Salam One Wisdom